Tulisan BIM sebagai Ingatan Digital Bangunan merupakan bagian dari Pustaka Graha Svarga—ruang pengetahuan yang mempertemukan arsitektur, manusia, teknologi, konstruksi, dan kemungkinan kehidupan masa depan.
Pengantar
BIM dapat dipahami sebagai salah satu cara untuk memberikan ingatan digital kepada sebuah bangunan.
Bangunan memiliki perjalanan panjang: dirancang, dibangun, diubah, diperbaiki, dan digunakan selama bertahun-tahun. BIM membantu menjaga informasi mengenai perjalanan tersebut agar tidak hilang begitu saja.
Dari Gambar Menjadi Ingatan
Dalam proyek konvensional, informasi bangunan dapat tersebar dalam gambar, dokumen, spesifikasi, catatan, dan arsip.
Ketika orang-orang yang terlibat berganti, sebagian pengetahuan tersebut dapat ikut hilang.
BIM memungkinkan informasi mengenai elemen bangunan disimpan dalam sebuah model yang terstruktur.
Bangunan tidak hanya memiliki bentuk digital, tetapi juga informasi tentang apa yang membentuknya.
Apa yang Dapat Diingat?
Sebuah elemen dalam BIM dapat memiliki informasi seperti jenis, ukuran, material, lokasi, spesifikasi, dan data lain sesuai kebutuhan proyek.
Ketika informasi tersebut dipelihara sepanjang umur bangunan, model dapat membantu menjawab pertanyaan seperti:
Material apa yang digunakan?
Di mana sebuah peralatan berada?
Bagaimana suatu elemen dibangun?
Kapan informasi tersebut diperbarui?
Apa yang pernah diubah?
Dengan demikian, BIM dapat menjadi bagian dari rekam jejak digital bangunan.
Ingatan yang Berkembang
Ingatan bangunan tidak berhenti ketika konstruksi selesai.
Bangunan terus mengalami perubahan.
Sebuah pintu diganti. Sistem AC diperbarui. Ruang direnovasi. Instalasi berubah. Material diperbaiki.
Jika perubahan tersebut diperbarui dalam sistem informasi yang tepat, model digital dapat terus mengikuti perkembangan bangunan.
Berguna untuk Generasi Berikutnya
Bangunan dapat bertahan jauh lebih lama daripada orang-orang yang merancang dan membangunnya.
Arsitek berganti. Kontraktor berganti. Pemilik dapat berganti.
Informasi digital yang terkelola dengan baik dapat membantu generasi berikutnya memahami bangunan tanpa harus memulai dari nol.
Inilah nilai penting dari ingatan digital.
Bukan Sekadar Menyimpan File
Memiliki banyak file CAD, model 3D, foto, dan dokumen belum tentu berarti bangunan memiliki ingatan digital.
Informasi harus dapat ditemukan, dipahami, diperbarui, dan dikaitkan dengan bagian bangunan yang benar.
Ingatan yang tidak terorganisasi akan sulit digunakan.
Karena itu, kualitas informasi sama pentingnya dengan jumlah informasi.
Pengetahuan tidak dikumpulkan untuk berhenti sebagai teori. Ia digunakan untuk mempertajam cara membaca kehidupan, menjaga ketepatan keputusan, dan membawa kemungkinan menuju arsitektur yang dapat diwujudkan.



