GESER UNTUK MEMASUKI

INTERNATIONAL ARCHITECTURE · DESIGN STUDIO

Quantity Information dalam BIM

Volume 12 · Representasi Arsitektur dan BIM · 2 menit membaca.

GS / 2026ARCHITECTURE BEYOND TOMORROW

Tulisan Quantity Information dalam BIM merupakan bagian dari Pustaka Graha Svarga—ruang pengetahuan yang mempertemukan arsitektur, manusia, teknologi, konstruksi, dan kemungkinan kehidupan masa depan.

Pengantar

BIM tidak hanya menyimpan bentuk bangunan, tetapi juga dapat menyimpan informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui jumlah dan volume elemen bangunan.

Inilah salah satu manfaat penting BIM dalam perencanaan dan pengelolaan proyek.

Dari Model Menjadi Data

Dalam gambar dua dimensi, jumlah material sering harus dihitung dari berbagai gambar dan ukuran.

Dalam BIM, elemen yang dimodelkan dapat memiliki informasi seperti panjang, luas, volume, jumlah, dan jenis material, sesuai dengan tingkat informasi yang tersedia dalam model.

Dengan demikian, model dapat menjadi sumber data untuk membantu proses perhitungan.

Membantu Perkiraan Material

Informasi kuantitas dapat digunakan untuk memperkirakan kebutuhan material.

Misalnya, model dapat membantu mengetahui luas dinding, luas lantai, jumlah pintu, atau volume elemen tertentu.

Data tersebut dapat menjadi salah satu dasar dalam penyusunan estimasi biaya dan perencanaan pengadaan.

Tidak Otomatis Berarti Akurat

Quantity yang keluar dari BIM tetap bergantung pada kualitas model dan informasi yang dimasukkan.

Jika elemen belum lengkap, salah dimodelkan, atau memiliki parameter yang tidak sesuai, hasil perhitungannya juga dapat keliru.

Karena itu, quantity dari BIM perlu diperiksa dan dipahami konteksnya sebelum digunakan sebagai dasar keputusan proyek.

Menghubungkan Desain dan Biaya

Ketika informasi kuantitas terhubung dengan elemen bangunan, perubahan desain dapat memengaruhi jumlah material.

Perubahan luas lantai, ukuran dinding, atau jumlah bukaan misalnya dapat mengubah kebutuhan material dan pada akhirnya berpengaruh terhadap biaya.

BIM membantu membuat hubungan antara desain, kuantitas, dan biaya menjadi lebih mudah dilihat.

Data yang Dapat Terus Berkembang

Semakin matang desain, semakin lengkap pula informasi kuantitas yang dapat diperoleh.

Pada tahap awal, angka yang tersedia mungkin masih berupa perkiraan. Pada tahap berikutnya, data dapat menjadi lebih terperinci sesuai perkembangan model.

Karena itu, quantity dalam BIM bukan angka yang selalu tetap, tetapi informasi yang berkembang bersama desain.

BIM dapat mengubah model bangunan menjadi sumber informasi kuantitas yang berguna untuk memahami material, memperkirakan kebutuhan, dan membantu pengambilan keputusan proyek.

Namun seperti semua informasi dalam BIM, kualitas hasil akhirnya tetap bergantung pada kualitas model yang menjadi sumbernya.

JEJAK PEMIKIRAN GRAHA SVARGA

Pengetahuan tidak dikumpulkan untuk berhenti sebagai teori. Ia digunakan untuk mempertajam cara membaca kehidupan, menjaga ketepatan keputusan, dan membawa kemungkinan menuju arsitektur yang dapat diwujudkan.

PENULIS

Setio Utomo

Founder dan Principal Designer Graha Svarga. Menarik kemungkinan menuju kenyataan melalui desain, BIM, visualisasi arsitektur, dan pengalaman pembangunan.

Mengenal pemikirannya →
Arsitektur masa depan Graha Svarga sebagai penutup artikel Quantity Information dalam BIM
GRAHA SVARGA · ARCHITECTURE BEYOND TOMORROWPengetahuan mengubah cara kita melihat. Graha Svarga membawanya kembali menuju ruang yang dapat dihuni.
WAKonsultasi