Mengapa Desain Harus Dimulai dari Lahan?
Sebelum ada denah, sebelum bentuk bangunan diputuskan, bahkan sebelum konsep arsitektur berkembang terlalu jauh, ada sesuatu yang sudah lebih dahulu hadir: lahan. Lahan bukan sekadar bidang…
Baca artikel →


INTERNATIONAL ARCHITECTURE · DESIGN STUDIO
Bangunan dimulai jauh sebelum garis pertama digambar.
Bangunan dimulai jauh sebelum garis pertama digambar.
Volume ini memuat 16 pembahasan yang dapat dibaca berurutan sebagai satu perjalanan atau dipilih berdasarkan pertanyaan yang sedang Anda hadapi.
Sebelum ada denah, sebelum bentuk bangunan diputuskan, bahkan sebelum konsep arsitektur berkembang terlalu jauh, ada sesuatu yang sudah lebih dahulu hadir: lahan. Lahan bukan sekadar bidang…
Baca artikel →Sebelum merancang bangunan, seorang perancang perlu mengetahui apa yang benar benar ada di lahan. Bukan apa yang terlihat pada peta. Bukan apa yang diasumsikan dari foto udara. Dan bukan…
Baca artikel →Sebelum menentukan posisi bangunan, kita perlu memahami geometri dasar lahan. Berapa luasnya? Berapa panjang dan lebarnya? Bagaimana bentuknya? Di mana batas legalnya? Bagian mana yang…
Baca artikel →Sebuah bangunan mulai dialami sebelum seseorang memasuki pintunya. Pengalaman arsitektur dapat dimulai dari jalan. Dari saat bangunan terlihat. Ketika kendaraan melambat. Ketika seseorang…
Baca artikel →Matahari adalah salah satu kondisi paling mendasar yang membentuk arsitektur. Ia menentukan bagaimana cahaya masuk. Bagaimana bayangan bergerak. Bagian mana yang menerima panas lebih besar…
Baca artikel →Udara tidak terlihat, tetapi pengaruhnya terhadap arsitektur sangat nyata. Sebuah ruang dapat memiliki ukuran yang baik, pencahayaan yang cukup, dan material yang indah, tetapi tetap terasa…
Baca artikel →Arsitektur tidak hanya berhadapan dengan matahari dan angin. Ia juga harus berhadapan dengan air. Air datang sebagai hujan. Mengalir di atas atap. Mengenai fasad. Masuk ke tanah. Mengalir…
Baca artikel →Lahan tidak selalu datar. Ada tanah yang menurun perlahan. Ada yang naik tajam. Ada yang memiliki beberapa teras alami. Ada yang terlihat datar dari jalan tetapi ternyata berbeda elevasi…
Baca artikel →Vegetasi sering ditempatkan pada tahap akhir desain. Bangunan selesai. Jalur kendaraan sudah ada. Teras sudah terbentuk. Kemudian ruang yang tersisa diisi pohon, semak, dan rumput agar…
Baca artikel →Pemandangan adalah salah satu potensi tapak yang dapat mengubah arah sebuah rancangan. Laut. Gunung. Sungai. Hutan. Taman. Langit. Courtyard. Pohon tua. Bahkan sebuah dinding bertekstur…
Baca artikel →Sebuah tapak tidak pernah benar benar diam. Ada suara kendaraan. Suara manusia. Mesin. Sekolah. Tempat usaha. Aktivitas tetangga. Hewan. Angin. Air. Sebagian suara menyenangkan. Sebagian…
Baca artikel →Salah satu tantangan penting dalam arsitektur adalah menciptakan hubungan dengan lingkungan tanpa membuat kehidupan di dalam bangunan kehilangan privasi. Rumah ingin mendapatkan cahaya…
Baca artikel →Keamanan sering dipikirkan terlambat. Bangunan sudah selesai dirancang. Fasad sudah terbentuk. Denah hampir final. Kemudian baru ditambahkan pagar lebih tinggi, kamera, alarm, teralis, atau…
Baca artikel →Sebuah lahan dapat memiliki pemandangan indah, akses baik, orientasi menarik, dan ukuran yang sesuai. Namun sebelum semua potensi tersebut dikembangkan menjadi arsitektur, ada pertanyaan…
Baca artikel →Ada bangunan yang secara teknis baik, tetapi terasa dapat dipindahkan ke mana saja. Bentuknya menarik. Materialnya bagus. Proporsinya terjaga. Namun ketika ditempatkan di kota lain, negara…
Baca artikel →Sebuah desain dapat terlihat sangat berhasil di satu tempat. Denahnya efisien. Cahayanya baik. View nya kuat. Sirkulasinya nyaman. Bentuknya terasa tepat. Lalu muncul pikiran sederhana…
Baca artikel →